Jl. Perjuangan Kec. Kesambi, Kota Cirebon (0231) 489926 fasya@uinssc.ac.id

Fakultas Syariah UIN Syekh Nurjati Cirebon Gelar Seminar Internasional Penguatan Program Visiting Professor

Cirebon, 30 Oktober 2025 — Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar Seminar Internasional bertema “Strengthening the Preparation Program for Visiting Professor/Lecturer at The Faculty of Sharia Included in The QS100 (Globalization of New Mabims Criteria From Sharia and Astronomy Perspectives)”. Kegiatan ini berlangsung di Cyber Building lantai 8, pada Kamis, 30 Oktober 2025, mulai pukul 08.00 WIB.

 

Seminar ini merupakan bagian dari komitmen Fakultas Syariah dalam memperkuat program internasionalisasi dan meningkatkan kesiapan menuju QS100 World University Ranking, khususnya dalam bidang keilmuan syariah dan astronomi Islam.

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Syariah UIN Syekh Nurjati Cirebon yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara riset syariah dan sains modern dalam menghadapi tantangan globalisasi pendidikan tinggi Islam.

Hadir sebagai narasumber utama, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., MA (Dekan Fakultas Syariah UIN Syekh Nurjati Cirebon), Prof. Dr. H. Ahmad Izzuddin, M.Ag (Ketua Umum Southeast Asian Association of Islamic Astronomers), serta dua akademisi dari Malaysia: Associate Prof. Dr. Mohd Saiful Anwar Bin Mohd Nawawi dari Departemen Fiqh-Usul and Applied Sciences, Academy of Islamic Studies Universiti Malaya, dan Dr. Mohd Hafiz Safiai dari Pusat Kajian Syariah, Fakulti Pengajian Islam Universiti Kebangsaan Malaysia.

 

Dalam paparannya, para narasumber menyoroti pentingnya kolaborasi lintas negara dalam pengembangan keilmuan Islam, terutama terkait kriteria baru MABIMS yang menekankan integrasi antara syariah dan astronomi. Diskusi ilmiah ini diharapkan dapat memperkuat posisi UIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai pusat kajian Islam dan sains yang berdaya saing internasional.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Syariah menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pengembangan akademik, memperluas jejaring internasional, dan meningkatkan kualitas riset yang berorientasi global.